KulinerID.com - Kerinduan umat Muslim Indonesia untuk mengunjungi Masjid Al
Aqsa, kiblat pertama dan tanah suci ketiga umat Islam, semakin besar dari waktu
ke waktu. Data per Oktober 2025 menunjukkan bahwa pasar wisata halal global
diproyeksikan melampaui 225 miliar dolar AS. Tren ini memperlihatkan
meningkatnya minat untuk melakukan ziarah ke Baitul Maqdis, sebuah perjalanan
suci yang bukan sekadar wisata, melainkan panggilan iman dan kesempatan
menapaki jejak para nabi.
Bagi banyak Muslim, Trip Perjalanan Al Aqsa adalah puncak
pengalaman spiritual seumur hidup. Namun, agar perjalanan ini mabrur—diterima
dan penuh berkah—dibutuhkan persiapan yang matang, baik secara lahiriah maupun
batiniah. Setiap langkah harus diniatkan sebagai ibadah, dan memilih mitra
perjalanan terpercaya menjadi bagian penting dari ikhtiar.
Menguatkan Niat: Menyambut Panggilan Baitul Maqdis
Sebelum memikirkan urusan teknis, setiap calon jamaah perlu
menguatkan niat. Al Aqsa bukan sekadar destinasi sejarah, melainkan tanah yang
diberkahi dan saksi perjalanan spiritual agung Nabi Muhammad ï·º, termasuk Isra
Mi’raj. Memahami esensi ini akan menjadikan langkah kita lebih mantap dan
berorientasi pada ibadah, bukan sekadar rekreasi.
7 Kunci Spiritual Perjalanan Al Aqsa
1. Luruskan Niat dan Siapkan Dokumen dengan Amanah
Perjalanan ini harus dimulai dengan niat karena Allah.
Setelah itu, dokumen perjalanan seperti paspor dan visa perlu disiapkan dengan
aman. Menggunakan biro perjalanan berpengalaman akan sangat membantu, karena
mereka memahami proses perizinan khusus untuk masuk ke Yerusalem.
2. Pilih Waktu yang Tepat untuk Berziarah
Musim semi (Maret–Mei) dan musim gugur (September–November)
adalah waktu terbaik untuk berkunjung. Cuaca yang sejuk memungkinkan jamaah
lebih khusyuk dalam beribadah dan nyaman saat menjelajahi situs bersejarah.
3. Cerdas Berkemas untuk Kenyamanan Ibadah
Pakaian yang sopan, nyaman, dan sesuai syariat adalah hal
penting. Sepatu jalan yang empuk, obat pribadi, serta perlengkapan kecil
seperti pelembap dan power bank akan membuat perjalanan lebih lancar. Kesehatan
fisik adalah penopang utama ibadah maksimal.
4. Bekali Diri dengan Ilmu Sejarah
Setiap sudut Al Aqsa menyimpan kisah penting. Mengetahui
sejarah para nabi dan peristiwa agung akan membuat ibadah lebih bermakna.
Mendampingi perjalanan dengan pemandu yang berilmu juga memberi pengalaman
mendalam.
5. Jaga Adab dan Kesehatan Selama Perjalanan
Sebagai tamu di tanah suci, jamaah harus menjaga sikap.
Bersikap ramah, sabar, dan menjaga kebersihan menjadi cermin adab yang baik.
Dengan tubuh yang sehat dan jiwa yang tenang, ibadah pun terasa lebih khusyuk.
6. Menjelajahi Situs Suci Sekitar Al Aqsa
Selain kompleks Masjid Al Aqsa, ada banyak lokasi penting
yang patut dikunjungi, seperti makam Nabi Ibrahim AS di Hebron atau Bethlehem,
tempat kelahiran Nabi Isa AS. Semua ini memberikan wawasan mendalam tentang
kesinambungan dakwah para nabi.
7. Pilih Mitra Perjalanan yang Amanah
Biro perjalanan yang berpengalaman adalah sahabat sejati
dalam ziarah. Mereka memastikan setiap detail perjalanan tertangani, sehingga
jamaah bisa fokus beribadah. Biaya yang dikeluarkan adalah investasi untuk
ketenangan batin dan keselamatan.
Baca Juga: Rental Laptop Surabaya – Layanan Sewa Laptop Profesional dengan Harga Terjangkau
Penutup
Perjalanan ke Masjid Al Aqsa adalah kesempatan langka yang memadukan niat tulus, ilmu sejarah, persiapan matang, serta dukungan mitra yang amanah. Dengan mengamalkan tujuh kunci di atas, trip ini akan menjadi pengalaman yang tidak hanya indah secara lahiriah, tetapi juga meninggalkan jejak mendalam dalam hati sebagai bukti cinta kepada Allah dan Rasul-Nya.
